Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Menjadi Pramuka Siaga

Pengalaman Menjadi Pramuka Siaga
Foto oleh cottonbro dari Pexels


"Ayo donk, ceritakan tentang masa lalumu, masa-masa sekolah dulu misalnya,"


Apakah engkau tau? Kembali mengingat masa lalu itu, bagiku seperti memintaku untuk menyusun puzzle yang bagian-bagiannya  saat ini entah berada dimana.


Tak banyak yang bisa kuingat tentang masa laluku, dari sekian banyak kisah, mungkin hanya ada satu atau dua kisah yang masih bisa kuingat dan akan kembali aku ceritakan padamu, di tempat ini, tempat dimana engkau biasa menyajikan secangkir kopi susu untukku.


Baiklah akan aku ceritakan satu kisah ketika aku masih duduk di Sekolah Dasar.


**

Seperti anak-anak lainnya, saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), aku termasuk satu dari sekian banyak anak yang aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah.


Salah satu Kegiatan ekstrakurikuler yang aku ikuti  adalah kegiatan Pramuka, saat itu aku masih menjadi anggota Pramuka Siaga. (Siaga adalah sebutan bagi Anggota Pramuka yang berumur antara 7-10 tahun).


Seperti halnya anggota Pramuka Siaga lainnya, aku dan teman-teman harus menghapal kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, yaitu Dwi Satya (janji Pramuka Siaga) dan Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga). Pada masa itu, Dwi Satya dan Dwi Darma sudah hapal diluar kepala karena sering diucapkan setiap latihan Pramuka. 


Dulu aku selalu antusias dan merasa senang setiap kali ada kegiatan berkemah yang diadakan di halaman sekolah, banyak pelajaran yang kami dapatkan di acara perkemahan yang biasanya di lakukan mulai dari hari Sabtu sore sampai hari Minggu sore itu.


Di kegiatan itu kami di ajari untuk belajar mandiri, disiplin, menjaga kekompakan regu hingga belajar untuk mencintai alam.


Terkadang setiap hari Senin setelah berkemah  rasa penat di seluruh badan belum sepenuhnya hilang, tapi itu bukan alasan bagiku untuk bolos dan tidak masuk ke sekolah.


Semua Kegiatan-kegiatan yang pernah  aku ikuti di masa kecil itu, ternyata begitu membekas dan berguna bagiku dalam melewati masa-masa remaja.


Ngomong-ngomong, teman-teman disini ada yang pernah mengikuti kegiatan Pramuka gak  waktu masih duduk di bangku sekolah? Jika iya, silahkan ceritakan sedikit pengalaman teman-teman di kolom komentar ya..


Warkasa1919
Warkasa1919 Setiap cerita pasti ada akhirnya. Namun di dalam cerita hidupku, akhir cerita adalah awal mula kehidupanku yang baru.

19 komentar untuk "Pengalaman Menjadi Pramuka Siaga"

  1. Akhirnya 😁😁😁 sekarang masih hapal ga Dwi Darma dan Dwi Satya nya 😁

    BalasHapus
  2. Saya pernah. Cuman ingat persami-nya doang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.. terimakasih sudah berkenan membacanya, Om BudπŸ˜„

      Hapus
  3. seumur hidup belum pernah ikut pramuka

    BalasHapus
  4. Hahahaha. Alumni pramuka juga ya... Saya pernah aktif jg saat SMP. Bangga banget bisa ikut gerak jalan sbg anggota pramuka dengan selempang tanda kecakapan khusus walaupun tingkat dasar...πŸ˜‚ Berasa jadi pahlawan dg banyak tanda jasa...πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa..,πŸ˜… yuk cerita kan masa-masa ketika masih aktif di kegiatan Pramuka dulu πŸ˜…πŸ™

      Hapus
  5. Bukan cerita ttg pramuka ya...lainnya saja. Saya sebel sama kakak pembinanya. πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hua haha... Sebel nih Yee..πŸ˜…πŸ™

      Hapus
  6. Zamanku, belum ada kegiatan pramuka. Kuno bin kolot. Ha ha ...

    BalasHapus
  7. Bih, ngajak'in cerita Persami...ya enggaklah, rahasima! hahaha...

    BalasHapus
  8. Lintang cuman inget 2...sandi rumput ama tersesat 🀣🀣

    BalasHapus