Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Purnama Tak Pernah Ingkar Janji

Ilustrasi Puisi: Purnama Tak Pernah Ingkar Janji. Sumber: Pixabay


Aku yakin benar, purnama itu abadi
Karenanya kau menatapku, memburu
Tanpa cemas, tanpa risau apapula gelisah,
karena purnama tak pernah ingkar janji
menepati malam, lalu memagut rindu
sepenuh gairah…

Rindu menanti purnama adalah gairah
yang meletup letupkan getar birahi
pada kerinduan malam di relung sunyi
menyusuri setiap sudut asmara nan membuncah

Aku dan kau seperti malam penuh cahaya
memagut bintang dan purnama dalam irama,
saling mendekap dan berdegup penuh desah
Sekejap kemudian, pagi berembun penuh curah

Purnama tak pernah ingkar janji, menggenapi malam penuh birahi
Beratap langit penuh purnama dan alas permadani rumput asmara

Aku dan kau melahirkan purnama di malam yang membuncah
Penuh desah dengan tetes peluh bercurah dan segala gairah…



 

 

Mas Han
Mas Han Arkeolog, Belajar Menulis

8 komentar untuk "Purnama Tak Pernah Ingkar Janji"

  1. Walau kadang bintang enggan menemani ..

    Mantap mas Han 🙏

    BalasHapus
  2. Purnama yang menggairahkan, menemani malam-malam penuh birahi.

    Apalagi bila namanya: Purnamawati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...siap Pak Budi..keren tuh nama...thanks ya..salam hangat

      Hapus
  3. weh..
    arkeologi gairah ...cangkuk terus di bawah purnama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehhehe...jd malu kite prof ...btway..thanks singgahnya...salam hangat selalu

      Hapus