Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mulai Hari ini dan Kapanpun Kauminta, Ada Coklat Untukmu

Ini hari kasih sayang menurut sejarah penanggalan masehi. Banyak ucapan dan ungkapan tentang rasa peduli. Kelakar yang renyah tentang pernak-pernik hari kasih sayang tak ketinggalan makanan yang selalu menjadi icon di hari itu,  yaitu coklat. 

Jauh hari sebelum Pebruari menyapa,  gadisku meminta dibelikan coklat batangan yang harganya 'ihir' bagi ukuran saku celanaku. 

"Eh, Ibuk tidak membawa uang loh."

"Aku bawa Buk, kita cari yang kecil saja biar cukup he he."

Akhirnya ada juga coklat batangan yang terjangkau harganya. Tahu tidak bagaimana nasibnya setelah sampai di rumah? Tersimpan manis dalam rak. Berhari-hari dan berminggu-minggu hingga Pebruari datang.  Terlupa aku dengan coklat itu. 

Hari kasih sayang pun melambaikan tangan, berbagai tulisan teman-teman mengenai hari itu telah kubaca, dan baru teringat akan coklat gadisku yang belum kusentuh.

Saat ingat akan coklat batangan itu akhirnya hari ini aku olah,  sederhana saja dari coklat batangan yang dilumerkan dengan margarin lalu dicetak dan dihias springkle, atau bisa juga kacang tanah remuk he he he. Mudah sekali.

Yang membuat geli saat mencetak adalah, aku lupa menjilati coklat yang belepotan di cetakan,  padahal sedang libur makan hehehe.

"Lho kok Ibuk ..."

"Hah! Iya,  Ibuk lupa."

Cepat-cepat dikeluarkan dari mulut dan kumur. 

"Ibuk bikin coklat buat siapa?"

"Buat kamu dan teman-teman ibuk."

"Teman Ibuk di mana?"

"Pada jauh semua."

"Hla ngasihnya?"

"Dari gambar,  hahaha."

"Ealah,  kirain dikirim. Jadi ngiler Buk."

"Tahan ya,  nanti makan sama-sama."

Nah ini dia coklat sayang untuk kalian, dan teman-teman Ibuk hehehe. 


    Dokumen pribadi/az



Salam sayang untuk semua.


Dapur Swarna, 15022021



Swarna
Swarna Mau panjang atau pendek terserah

5 komentar untuk "Mulai Hari ini dan Kapanpun Kauminta, Ada Coklat Untukmu"