Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diammu, Lukaku


Gambar diolah dari postwrap/cartoonpictures
Gambar di olah dari pastwrap/cartoonpictures

 

Setiap diammu menyiksa; menggoreskan  luka; kini hari-hariku tinggal menghitung duka; ini hukuman tak terkira; oleh hilang percaya; izinkan aku diam pula; sampai  mengering luka yang ada.


Menjaga sepanjang usia; satu kali salah berkata  tak terjaga; bisa menjadi penyebab musnah segala kepercayaan  yang ada; penyesalan tiada guna; walau kata maaf tersedia; tetapi jadi  penghias bibir saja; karena di dasar hati telah tertulis: tak percaya. 


Sebagaimana orang bijak berkata: kesalahan adalah untuk berkaca; jadikan pengalaman untuk menjadi bijaksana; tidak melakukan kesalahan yang sama; jadi pedoman sepanjang masa. 


Biarlah ada yang tak lagi percaya, tetapi aku tidak boleh  takpercaya bahwa aku masih dapat dipercaya. 



@cerminperistiwa, 10 Februari 2021


8 komentar untuk "Diammu, Lukaku "