Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terhimpit Derita


Langit dibaluti dengan embun
Sinar keemasan sang surya redup
Sembunyi di balik awan
Di wajahmu juga tak ada tawa

Nirwana beberapa hari ini mendung
Lukisan senja dibungkus kabut
Gelap sepekat secangkir kopi
Air mata tak henti mengalir di pipi

Ditinggal sang kekasih
Padahal dua hari lagi cincin melingkar
Mengikrarkan janji suci 
Sehidup semati

Entah apa yang terjadi nanti
Apakah aku sanggup meniti jembatan kehidupan
Dada serasa sesak
Terhimpit derita tak kunjung padam

Kekasih hati pergi ke keabadian
Durja menyapa tak henti
Badai hadir kembali
Aku tergulung ombak derita

Hangatnya mentari menembus kulit
Cakrawala bersinar lembut
Memberikan senyum
Hidup masih berlanjut

Kapal kembali berlabuh
Mengarungi samudera kehidupan

Erina Purba

Bekasi, 23012021

12 komentar untuk "Terhimpit Derita"