Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tersesat











ya Tuhan, oh Tuhan, dengan kata-kata yang tulus

aku memohon bantuan-Mu - tolong dengar

dunia ini telah menghancurkan integritasku

dan jadi untuk-Mu aku mencurahkan hatiku


kapan pun aku meminta, Engkau memberi tanpa penundaan

namun tidak lama sampai aku membuangnya

ini bukan salah, dosa atau kejahatan

bahkan kata-kata ini dijauhi dengan pengambilan

bahkan kegelapan tidak tahan untuk melihat

oh, apa yang terjadi padaku?


aku dulu melawan dunia ini dengan sangat kuat

saat itu pada-Mu aku bersandar

aku masih sangat muda dengan keadaan yang sangat buruk

dengan hanya perlindunganmu yang kumiliki

ibuku pergi, stabilitas dan keamanan juga

meninggalkan aku tidak tahu harus berbuat apa

padahal saat ini begitu gelap 

dengan cahaya yang lebih terang dari matahari

Engkau memberinya percikan


tolong bantu aku lagi untuk membuat kita kian rekat

dan tidak mengikuti tren dunia ini

engkau telah memberiku karunia yang sangat bagus

dan aku telah memecahkannya seperti kayu rayap

jadi aku bertanya dengan malu di kuburan setinggi enam kaki

apakah Engkau membantu memperbaiki hidupku 

di tempat Engkau memberi


***

Solo, Rabu, 30 Desember 2020. 6:56 am

'salam hangat penuh cinta'

Suko Waspodo

suka idea

antologi puisi suko

painting by Kimberlyn Dryden


Suko Waspodo
Suko Waspodo Dosen, Leadership Trainer, Penikmat Seni, Pemerhati Kehidupan

4 komentar untuk "Tersesat"