Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Metamorfosa Semu

sumber : yukkepo.com



sekumpulan ulat daun 
di batang pohon sukun
giat mengunyah hoaks 
yang terbawa kabar angin

mudahnya hujan bualan 
menghiasi  gelitik pagi 
meramaikan kehidupan

membuat ulat-ulat lantas
    bermetamorfosa
diselimuti kepompong 
berwarna dusta

menjelmalah kupu-kupu cantik
penggoda mata
melumpuhkan nurani:

kebenaran pun bunuh diri

19 Desember 2020

Inspirasi;
Gelitik Pagi
Tosfayana Mawardi
Desi Oktoriana
Desi Oktoriana Seorang guru SDN 173 Neglasari Bandung.

10 komentar untuk "Metamorfosa Semu"

  1. waah..kupu-kupu tersipu..kereen mbak Desi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.... Kupu-kupu cantik yang rajin meneroka hadir di secangkir kopi bersama.... Ayo Bunda Rika.... Meneroka di Blog ini luapkan cinta puisi di sini.... Salam.

      Hapus
  2. Emm..merasa tergelitik menggeliat larik-larik yang tersaji bunda. Mantap. Salam 8 penjuru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih adik bungsu... Hehehe. Ayo! Meluncur dengan sebuah puisi yang ciamik Bu Yenti...

      Hapus
  3. Balasan
    1. Terima kasih Bu Martha sudah berkenan singgah 🙏

      Hapus
  4. Balasan
    1. Terima kasih Pak Warkasa 1919 atas asupan semangatnya 😁

      Hapus
  5. Sukses selalu untuk mba Desi, salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sukses juga Bu KS... Semoga semakin berkibar ya...

      Hapus