Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jose Mourinho Gigit Jari, Spurs Dikalahkan Leicester

 

Jose Mourinho (Foto Getty Images) 

Pasukan asuhan Jose Mourinho harus mengakui keunggulan tamu mereka, Leicester City dua gol tanpa balas. Laga Tottenham Horspur berlangsung di Stadion London menghadapi tamu mereka , Leicester City asuhan Brendan Rodgers.

Ini adalah kekalahan mereka yang kedua berturut-turut dalam laga di Premier League. Pada pekan ke-13 mereka juga dikalahkan Liverpool di Anfield dengan skor tipis 2-1. Kinerja yang sangat mengkhawatirkan bagi skuad Jose Mourinho ini.  

Jamie Vardy, striker "Fox" Leicester ini adalah aktor bagi kekalahan Lilywhite Tottenham. Vardy mencetak gol dari titik penalti pada akhir babak pertama sebagai gol pembuka. Hukuman penalti diberikan wasit setelah mereview tampilan VAR (Video Assistant Referee) dari pelanggaran Serge Airier kepada bek Leicester, Wesley Pofana di kotal penalti. 

Vardy dengan mudah mengecoh penjaga gawang Tottenham, Hugo Lloris yang bergerak ke kiri sedangkan bola di arahkan ke tengah dengan tembakan keras. James Maddison sempat mencetak gol untuk menambah keunggulan Leicester namun dibatalkan oleh VAR karena sebelumnya dia sudah off side. Leicester unggul 1-0 hingga turun minum. 

Babak kedua baru berlangsung 14 menit gol kedua Leicester Citu lahir dari bunuh diri salah satu bek tengah Spurs. Ketika itu Vardy menerima umpan lambung dari sisi kanan permainan Leicester. Bola berhasil disundul striker gaek Inggris ini ke arah gawang. Toby Alderweireld berupaya menghalau bola namun justru bola tersentuh lututnya masuk ke gawang yang dijaga kiper Hugo Lloris. 

Keunggulan Leicester menjadi 2-0 membuat skuad Spurs terus berupaya menyerang untuk mengejar ketinggalan mereka. Beberapa penggantian dilakukan Mourinho termasuk menurunkan seorang Gareth Bale. Begitu pula Lucas Moura masuk untuk memberikan tekanan serangan lebih gencar. 

Namun pertahanan Leicester tetap kokoh tak bisa ditembus para penyerang Spurs. Beberapa kali upaya sernagn balik melalui kecepatan Song Heung Min tidak berhasil. Peluang sundulan Harry Kane juga melebar. Atau jika ada tembakan ke arah gawang berhasil diamankan penajaga gawang Leicester, Kasper Schmeichel. 

Kemenangan Leicester ini berhasil mengumpulkan 3 poin penuh untuk bertengger di posisi ke-2 dengan selisih 4 poin saja dari pimpinan Klaemen Liverpool dengan 31 poin. Sementara itu Tottenham Hotspur harus terlempar ke posisi 5 dengan 25 poin.

Apa boleh buat Mourinho harus berjuang lebih berat menghadapi laga-laga di depan. Pertandingan Liga Inggris masih menyisakan dua laga lagi hingga akhir Desember 2020 ini. 

Salam hangat dan sehat selalu @hensa


 

4 komentar untuk "Jose Mourinho Gigit Jari, Spurs Dikalahkan Leicester"

  1. Selamat siang dan salam olahraga pak Hensa☺️☕

    BalasHapus
  2. Coba kasih roti, pak Hensa, kasihan jarinya digigit heheh
    Salam 🙏 sehat pak

    BalasHapus