Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Untukmu Terpidana Mati

 

istockphoto

Wahai engkau  terpidana mati
hidupmu penuh misteri
di balik jeruji kau takut mati
tapi memilih gantung diri

Wahai terpidana musuh masyarakat
nafsumu mengalahkan akal sehat
prinsip membawamu berpikir sesat
cari aman dengan cara terlaknat

Wahai terpidana budak narkoba
engkau perusak generasi bangsa
jutaan nyawa melayang sia-sia
pergilah! airmata tiada berguna
tumpahkan sesalmu pada Sang Pencipta

****






 


8 komentar untuk "Untukmu Terpidana Mati"

  1. Mungkin ingin cepat-cepat menghadap sang Pencipta untuk mempertanggung jawabkan semuanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Disaat pasien corona berjuang untuk tetap hidup, si Cai Changpan malah pengen cepat mati ya, Mbak Widz. He he... Ntar bini ditidurin orang lain. Rugiiii. Terima kasih telah mengapresiasi.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Petualangannya berakhir sampai di situ. Selamat sore. Mbak Dinni. Terima kasih telah mengapresiasi.

      Hapus
  3. Balasan
    1. Kita kasian, malaikat maut bertepuk tangan. He he .... Selamat sore. Mbak Yana. Terima kasih telah mengapresiasi.

      Hapus
  4. Serba salah ya Bu.. sebenarnya kasihan pada para terpidana mati itu tapi kita jauh lebih kasihan pada korban2 mereka☺️

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas. Tapi mereka sendiri tidak menyangi dirinya. Selamat pagi. Selamat siang. Terima kasih telah mengapresiasi.

      Hapus

Berlangganan via Email