Header Atas - Panjang

Terkuak! Mengapa Ramalan Horoskop Begitu Akurat

 


“Anda mengutamakan reputasi dalam pekerjaan. Sangat bertanggung jawab dan selalu memperlihatkan kebijaksanaan. Anda belajar melalui pengalaman yang membentuk diri anda sekarang. Kesuksesan tidak mudah diraih, karena masih terhambat dengan sikap pesimis. Dalam pekan ini, anda akan bertemu dengan seseorang kawan lama yang membawa berita bagus”.

Ini adalah contoh horoskop atau ramalan bintang yang sering tayang sebagai selingan pada berbagai media. Meskipun demikian, rubrik ini selalu menjadi buruan bagi para pembacanya.

Tidak jarang juga, banyak orang yang melakukan apa-apa harus diamini oleh apa kata ramalan rasi bintangnya. Bagaimana kita menyikapi ini?

“Tahun ini (2020) aku meramalkan akan ada seorang artis yang dikenal dengan citra alimnya, terlibat dalam skandal video panas.” Ujar seorang paranormal yang piawai membaca Kartu Tarot.

Ramalan yang diulas pada sebuah media mainstream menjelang akhir tahun 2019, kemudian memancing paranormal lainnya ikut menerawangi dunia hiburan di tahun 2020.

Berbagai hasil ramalan mengenai selebriti adalah adanya; video panas, prostitusi, perceraian, meninggal, terjerat narkoba, dan “itulagi – itulagi”.  

Bukannya meragukan kemampuan nan sakti, namun sadar tidak sih, sebenarnya ramalan dibuat atas dasar permintaan pasar, dan “diyakini pasti terjadi”

Mari kita cek faktanya.

  • Berapa banyak selebriti di Indonesia? Mungkin ratusan hingga ribuan.
  • Berapa banyak kasus “video panas, prostitusi, perceraian, meninggal, terjerat narkoba” yang menimpa para selebriti selama ini?
  • Apakah diantara ratusan atau ribuan tersebut, tidak ada satupun yang terlibat dengan apa yang diramalkan? Menurut penulis, probabilitasnya sangat besar.

Apapun ucapan paranormal, akan selalu menjadi bahan jualan yang bagus. Anda boleh nyinyir, tapi coba lihat ulasan mereka yang beredar di berbagai media mainstream. Kalau gak menjual, gak mungkin termuat kan?

Pun halnya dengan rubrik horoskop, terlepas dari dipercaya atau tidak, jumlah pembacanya pasti membludak.

Mengapa manusia memercayai ramalan? Menurut penulis, ada tiga hal yang penting disini.

Yang pertama karena ilmu ghoib yang dimiliki selalu kelihatan sakral, karena persepsinya adalah keyakinan, dan keyakinan adalah masalah pribadi.

Kedua, karena persepsi terhadap paranormal yang selalu dianggap sakti. Pembuktian keilmuan, apalagi gelar akademis, sudah tidak berlaku disini. Sederet istilah yang bikin merinding, seperti pesugihan, santet, angker, selalu lebih menarik dibandingkan dengan istilah sains yang membingungkan.

Ketiga adalah sebuah efek psikologi yang disebut dengan Barnum Effect.

Barnum Effect atau Forrer Effect adalah fenomena psikologis dimana seseorang cenderung menerima pernyataan ambigu sebagai deskripsi akurat atas kepribadiannya sendiri.

Hal ini kemudian menimbulkan manipulasi psikologis terhadap kejadian yang seharusnya terjadi secara umum, namun dibuat seolah-olah hanya terjadi pada kondisi pribadi atau kondisi tertentu.

Fenomena ini dapat dijelaskan seperti pada saat Anda sedang membaca ramalan Horoskop, tanpa disadari, otak Anda akan dengan sendirinya mencari kesesuaian ramalan dengan kejadian penting pada diri anda, meskipun hal tersebut bukanlah yang paling dominan.  

Mari kita kembali kepada ramalan horoskop diatas, dengan sedikit penambahan dan perubahan.

Bagi anda yang berzodiak Cancer, ramalan bintang pada periode 5 Oktober hingga 17 Oktober adalah:

“Pekan ini anda akan mengutamakan reputasi dalam pekerjaan, dan menjadi  sangat bertanggung jawab akibat beban yang anda miliki. Kebijaksanaan akan terbentuk melalui pengalaman pahit anda di masa lalu. Kesuksesan tidak mudah diraih, karena masih terhambat dengan sikap pesimis. Dalam pekan ini, anda akan bertemu dengan seseorang kawan lama yang membawa berita bagus”.

Nah, bagi yang kebetulan berzodiak Cancer, apakah ramalan ini tepat? Iya betul! Sayangnya bukan hanya Cancer saja, namun juga bagi zodiak-zodiak lainnya.

Hal ini karena tulisan di atas adalah hal yang sangat umum dirasakan oleh siapa saja. Siapa yang tidak ingin mengutamakan reputasi? Siapa yang sedang tidak susah? Siapa yang tidak mengharapkan bantuan dari kawan lama?

Dengan demikian, masih perlukah kita memercayai segala ramalan dan bentuknya?

Horoskop adalah salah satu ilmu metafisika dengan aliran ‘Astrologi’ atau ilmu perbintangan. Dasarnya adalah pergerakan rasi bintang di langit yang sudah diamati selama ribuan tahun lamanya.

Seseorang yang lahir pada tanggal-tanggal tertentu akan masuk kedalam golongan zodiak tertentu. Sebenarnya ilmu ini bukanlah ilmu gaib, meskipun banyak yang mengatakan demikian.

Perlu dipahami, ilmu yang kelihatannya unik, seringkali diberikan label sebagai ‘pseudosains’ atau sains palsu. Label ini diberikan oleh saintis kepada ilmu-ilmu yang tidak memiliki dasar saintifik yang kuat.

Akan tetapi, penulis sendiri lebih menyukai sebutan sebagai ‘unrevealed science’ atau sains yang belum terungkap. Umat manusia lahir dari peradaban yang sangat-sangat primitif.

Para moyang kita tidak banyak mengetahui hal-hal seperti yang kita pahami sekarang. Demikian pula dengan para generasi selanjutnya. Jika dunia belum hancur, mereka mungkin akan menjadi manusia yang mampu menguak lebih banyak keberadaan baru.

Para moyang kita tidak pernah berhenti berpikir mengenai kejadian-kejadian yang belum dimengerti. Dari sinilah kemudian muncul para pemikir atau filsuf yang mencoba menganalisis apakah hubungan manusia dengan alam semesta.

Pengamatan pun dilakukan selama berabad-abad lamanya. Sebagian kemudian berubah menjadi sains, karena bantuan teknologi. Sebagai contoh, ramalan cuaca dulunya adalah hasil dari pengamatan kasat mata, sedangkan saat ini, kita sudah mengenal BMKG yang mampu memprediksi cuaca dengan tingkat akurasi yang lumayan tinggi.

Walaupun demikian, masih banyak ilmu lainnya yang belum bisa dijelaskan secara sains. Namun tetap saja ada praktisi yang melakukannya dan dipercayai tingkat akurasinya oleh sebagian orang.

Tingkat akurasi yang mampu diciptakan, berasal dari database yang berusia ribuan tahun. Sistem ini disebut dengan empiris, dimana sumber informasi berdasarkan pengamatan dan persamaan data statistik.   

Beberapa kategori ilmu seperti ini adalah Fengshui, Face Reading (ilmu membaca wajah), Numerologi dan juga Astrologi tentunya. Dalam ilmu pengobatan, kita juga mengenal jamu dari Indonesia dan obat tradisional China atau TCM.

Namun sayangnya, karena ilmu ini tidak melalui jalur Pendidikan formal, maka manusia cenderung mengembangkan konsepnya sendiri.

Muncullah istilah paranormal atau indigo yang dilihat sebagai seseorang yang mampu berhubungan dengan dunia gaib dan sekitarnya.

Tidak masalah, karena pengakuan itu melalui sebuah proses dan alasan, ditambah lagi, ada yang memercayainya. Akan tetapi akan menjadi masalah, jika kepercayaan tersebut kemudian menyesatkan atau merugikan orang banyak.

Jangan terlalu sinis dalam memandang ilmu metafisika, karena apa yang gaib 300 tahun yang lalu, belum tentu terasa gaib di zaman sekarang dan apa yang gaib di masa ini, bisa saja akan menjadi sebuah sains yang hebat 300 tahun kemudian.

Terkait dengan teori Barnum Effect, menurut penulis, ilmu metafisika seharusnya bukanlah ramalan. Ia tidak ada bedanya dengan ilmu psikologi yang membaca karakter manusia.

Sebagai seorang Numerolog, penulis tidak pernah mengakui bisa meramal. Meskipun ada beberapa analisis yang menyerempet ke masa depan, namun semuanya berasal dari karakter yang dipupuk saat ini. Apa yang penulis lakukan hanyalah pembacaan karakter melalui struktur Numerologi. 

Ilmu Metafisika seyogyanya digunakan untuk membantu sesama hidup lebih baik lagi dengan mengubah karakter buruk dalam dirinya, sambil mengembangkan kualitas-kulitas yang baik. 

Jika anda memiliki kemampuan tersebut, gunakanlah untuk kebaikan banyak orang. Bersikaplah bijak terhadap rahasia alam yang belum terkuak.

 

SalamAngka

Rudy Gunawan, B.A., CPS®

Numerolog Pertama di Indonesia – versi Rekor MURI

 

Posting Komentar

10 Komentar

  1. Lebih untuk menguatkan mindset, apa ya bahasa Indonesia nya? Oh... mindset= serangkaian cara berpikir untuk menguatkan diri.

    BalasHapus
  2. Barnum effect, mirip seperti nama PT Barnum pendiri sirkus pertama di dunia.

    BalasHapus
  3. Waah zodiak aku cancer nihπŸ˜‚ percaya gak ya dengan ramalan iniπŸ™„πŸ˜‚πŸ™


    Arikel keren. Terima kasih sudah menyajikan artikel keren dan bermanfaat seperti ini pak Rudy☺️πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pernah saya rasakan sendiri (kebetulan misua Cancer juga)... Agak cerewet (untuk ukuran cowok) khusus bagi orang-orang dekat dan dicintainya saja. Untuk orang lain tutup mulut. Sangat care sama keluarga, keluarga is everything for him pokoknya. Smart, peduli banget pada lingkungan sekitar dan orangnya setia pake banget. Benar nggak nih

      Hapus
    2. IyaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ™

      Hapus
  4. Mantaap.. Mr.Numero uno.. 😁

    BalasHapus
  5. Tulisan renyah dan berdaging sekaligus... Mantap! Apa Saya tak salah baca, Pak Rudy Numerolog pertama di Indonesia? Versi rekor Muri pula... Benar-benar sebuah rekor iniπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ†

    BalasHapus
  6. Mantabs pak Rudy...

    Ttd.
    Peri gigi

    BalasHapus