Header Atas - Panjang

Tentang Cinta, Api, Ombak, dan Burung Camar

Foto oleh Tim Mossholder/Pexels
Foto oleh Tim Mossholder/Pexels

 

Cinta itu Pahit 


Tubuhmu bergemuruh. Ingatan  yang menggenang. Jalan  patah, rumah yang sesak dengan prasangka. Impian tinggal bayang-bayang 


Diam, api menyala. Diam-diam 


Tampaknya hari ini takguna lagi air mata 


Kau pun menjadi batu. Tapi kauingin memekik. Dan jadilah ombak. Menggulung remuk segala yang berkecamuk


Ada masa kau menghindar menjadi kuda. Berlari liar tanpa kendali


Tidak juga merpati. Lembut. Mengurung badan menyalahkan diri 


Akhirnya kauterbang bebas menjadi camar. Berkesiutan di antara tiang-tiang kapal dan batu karang


Berharap cinta yang lebih manis segera datang 


***


Cilegon, September 2020 

Posting Komentar

9 Komentar