Header Atas - Panjang

Sisi Malam di Anganku

(sumber foto: Artisanal Bistro)

Gelap di angkasa
Memberikan pekat pada sebuah rasa
Yang hanya seketika
Muncul karena sebuah pertanda

Gelegar petir menggelora
Oleh riuhnya masalah yang menggema
Seolah tak kunjung reda
Memberi berbagai binbang, resah dan kecewa

Malam yang belum habis jua
Hanya menumpuk segala rasa curiga
Akankah malam segera pergi jua
Menyisakan hujaman-hujaman luka

Ah malam
Kuhanya ingin tenang tanpa kelam
Kuharap ada rasa bahagia yang mendalam
Agar tak lagi ada sisa kisah yang muram

...

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
16 Oktober 2020



Posting Komentar

4 Komentar