Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sajak Cinta

 

Foto: awsimages.detik.net.id


Engkau adalah wanita cantik yang di-elukan bagai seorang Dewi. Aku tak iri sekalipun aku juga wanita.

Engkau tersenyum kepada mereka menawarkan gairah dunia. Lalu sebagiannya bergerak mencarimu, mengejarmu.

Aku bertemu engkau dan melihat segalanya biasa saja. Hanyalah sebuah dendam saat masa muda berlalu. Saat semua kepedihan dan ketakberdayaan memasungmu.

Aku tak cinta meski engkau dipuja berjuta mereka. Cukuplah rasa duka melihat engkau belum menghentikan ini semua. Engkau telah sangat mencintai diri.

Bangunlah dari tidurmu. Hanya engkau yang dapat menyadarkan sebuah hati yang membatu. Dari masa muda yang kau anggap hilang.

Kami hanyalah pecintamu. Sayang padamu dengan segala budi dan karya. Tak perduli bila engkau menua renta. Benar-benar renta.


Ayra Amirah
Ayra Amirah Menulis adalah rekreasi tuk hati kita

9 komentar untuk "Sajak Cinta"

  1. Dewi, Budi dan karya.. inspirasinya banyak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih kurang satu kayaknya, Indra..๐Ÿ˜๐Ÿ™

      Hapus
    2. Hihi...iya, kok ngga sadar saya.

      Beliau ini beneran ada, soalnya.

      Terima kasih perhatiannya๐Ÿ™

      Hapus
  2. Selalu keren☺️๐Ÿ‘☕

    BalasHapus
  3. Terima kasih kopinya, mbak Ayra ๐Ÿ˜€๐Ÿ‘Œ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secangkir kopi bersama๐Ÿ™

      Terima kasih juga☺

      Hapus