Header Atas - Panjang

Rintik di Pelupuk Mata



(Sumber foto: hipwee.com)

Aku memang mudah terharu
Kata orang begitu
Hatiku mungkin tak pernah sekuat milikmu
Namun setidaknya masih ada di situ

Aku bukan tak bisa menahan pilu
Hanya saja sering aku merindu bisu
Karena menyimpan sembilu
Yang sering menghujam hingga ke ulu

Aku sering membiarkannya terkumpul di sana
Menyatu menjadi butiran-butiran di kalbu
Kesedihan ditahan sendiri dalam doa 
Untuk meredam segala yang membuat berkaca-kaca sendu

Terkadang jika tak bisa lagi tertahan di dada sangat mengiris 
Gerimis di luar jendela seolah menjadi teman
Hingga ikut kutitikkan rintik tangis
Menjadi sebuah nada bagai ungkapan

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
18 Oktober 2020


Post a Comment

6 Comments