Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pergilah

 

mengapa aku tetap tinggal ketika aku ingin pergi?

apakah karena aku punya harapan?

atau mungkin karena aku tidak ingin sendiri


aku tinggal dan yang aku lakukan hanyalah mengeluh

mengeluh bahwa aku mungkin menjadi gila

pikiran gila bahwa itu mungkin salahku


tetapi siapa yang harus disalahkan?

apakah aku atau dia?

tak satu pun dari kami akan pergi


meskipun kami tahu kami harus pergi

yang kami lakukan hanyalah mengabaikan rasa sakit

dari semua kata yang telah saling kami lontarkan


aku tahu aku harus pergi, tetapi aku tidak tahu

jika aku pergi, aku akan sendirian

tetapi mengapa aku tinggal?

hanya untuk mendengar dia berkata,

"Engkau harus disalahkan 

atas semua ketidakbahagiaan dan rasa sakitku."


aku tahu aku tidak bisa disalahkan atas pilihan yang dia buat

jadi aku tinggal, berharap dia akan berubah

tumbuh dalam cinta dan terhibur 

karena tahu bahwa aku tidak akan pernah pergi


***

Solo, Selasa, 27 Oktober 2020. 3:16 pm

'salam hangat penuh cinta'

Suko Waspodo

suka idea

antologi puisi suko

ilustr: Design You Trust


Suko Waspodo
Suko Waspodo Dosen, Leadership Trainer, Penikmat Seni, Pemerhati Kehidupan

5 komentar untuk "Pergilah"

  1. Suatu konflik batin.

    Mungkin pilihan tetap tinggal, karena komitmen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitu lah semestinya ... Terima kasih untuk tanggapan komentarnya. Salam hangat.

      Hapus
  2. Terima kasih untuk artikelnya Mas☺️🙏

    BalasHapus
  3. Komunikasi dan kompromi adalah kunci dari suksesnya sebuah hubungan.

    BalasHapus