Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Paul Pogba Bantah Berita Palsu dari Media Inggris

Hantu satu ini memang selalu ada di mana pun. Bukan saja di Indonesia, ternyata di Eropa, benua yang paling beradab itu juga doyan dengan “hoax”. 

Berita palsu yang murahan itu tampaknya sudah menjadi kebutuhan mereka yang menyukai sensasi. Kasus berita palsu Paul Pogba ini menjadi salah satu isu cukup hangat di Inggris. The Sun, sebuah media online di Inggris menuliskan berita yang tidak pernah dikatakan bahkan mungkin dipikirkan oleh Paul Pogba.

The Sun dan sejumlah media Perancis juga mengabarkan Pogba memutuskan mundur dari timnas Perancis karena pernyataan kontroversial Presiden Perancis, Emanuel Macron. Macron mengatakan pelaku kejahatan terorisme yang mengatas namakan agama harus ditindak tegas. 

Pernyataan itu muncul sebagai respons terhadap pemenggalan Samuel Paty, guru sejarah yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad kepada para muridnya. Karikatur Nabi Muhammad kali pertama diterbitkan majalah satir asal Perancis, Charlie Hebdo. Penerbitan karikatur tersebut membuat kantor media itu diserang kelompok bersenjata pada Januari 2015.

Apa yang diberitakan oleh The Sun tersebut menurut Pogba sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan telah mempengaruhi kehidupannya. Pogba mengeluarkan bantahan itu melalui akun Instagram miliknya. Dalam pernyataannya, Pogba mengklaim media asal Inggris The Sun sebagai sumber berita palsu yang membuat media-media lain ikut menyebarkan hoaks terutama media di Perancis. Dalam medson miliknya, Instagram.com/paulpogba (27/10/20), Pogba menulis : “Jadi The Sun melakukannya lagi. Benar-benar berita tidak berdasar tentang saya beredar, menyatakan hal-hal yang tidak pernah saya katakan atau pikirkan. Saya terkejut, marah, dan frustasi. Beberapa sumber “media” menggunakan saya untuk membuat headline palsu. 

Tentang topik dari peristiwa terkini di Perancis dan menambahkan agama saya dan Tim Nasional Perancis.” Pogba sangat menyesalkan pers yang tidak bertanggung jawab. Menyalah gunakan kebebasan pers mereka. Tidak memverifikasi apakah yang mereka tulis itu benar atau tidak. Mereka sengaja menciptakan rantai gosip tanpa peduli apakah hal itu memengaruhi kehidupan orang. Dalam Instagramnya itu juga Pogba menjelaskan bahwa dia menentang segala bentuk teror dan kekerasan. 

Agama Islam yang diyakininya adalah agama yang damai dan cinta dan harus dihormati. Pogba sendiri menyatakan akan mengambil langkah hukum terkait persoalan ini. "Saya akan mengambil tindakan hukum terhadap penerbit dan penyebar berita palsu ini," tulisnya dalam medsos pribadinya Instagram.com/paulpogba tersebut. 

Sementara itu klub dimana Pogba berada, Manchester United mendukung penuh pemainnya dalam menghadapi berita palsu yang dilakukan The Sun. Rilis situs resmi klub, Manutd.com (26/10/20), melalui juru bicaranya: “Paul mendukung penghormatan terhadap agamanya sendiri dan juga semua agama. Menentang segala bentuk kekerasan. 

Kisah-kisah ini yang ditulis The Sun, sama sekali tidak berdasar. Paul tetap berkomitmen penuh bermain untuk Timnas negaranya." Jadi sudah jelas isu mundurnya Pogba dari Timnas Perancis adalah berita palsu. Berita tersebut sangat merugikan nama baik Paul Pogba apalagi dikaitkan dengan agama yang dianutnya. Berita-bertia palsu sudah saatnya diperangi dengan tuntas termasuk yang beredar di Negeri kita. Salam hangat dan sehat selalu @hensa

5 komentar untuk "Paul Pogba Bantah Berita Palsu dari Media Inggris"

Berlangganan via Email