Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Marco van Basten : Van de Beek Salah Pilih ke Old Trafford

Sumber Foto : Skysports.com  teks
    

   Bintang sepak bola Belanda yang pernah bermain di AC Milan berpendapat bahwa Van de Beek harusnya memiliki jam bermain yang cukup di Manchester United. Namun, faktanya dia lebih banyak mengisi bangku cadangan sejak dirinya hadir di Old Trafford. 

   Hal tersebut dikemukakan kepada Livescore.com (26/10/20). Bahkan, Marco van Basten menganggap Donny van de Beek seharusnya tidak bergabung dengan Manchester United karena dia berjuang untuk mendapatkan waktu bermain di Old Trafford, tegas pemain hebat Belanda tersebut. 

   Van de Beek belum memulai pertandingan Liga Premier untuk United setelah tiba dari juara Eredivisie Ajax, pada awal musim bursa transfer dalam kesepakatan yang bisa naik menjadi £ 39,1 juta (€ 44 juta). 

   Lini tengah United saat ini dipenuhi pemain-pemain gelandang nomor wahid. Scott McTominay, Fred, Nemanja Matic, Paul Pogba, Bruno Fernandes dan Donny van de Beek. Opsi lini tengah Ole Gunnar Solskjaer termasuk bintang Bruno Fernandes, Paul Pogba, Fred, Nemanja Matic dan Scott McTominay. 
   
   Solskjaer lebih memilih duet lini tengah Fred dan McTominay tepat di belakang Fernandes dalam pertandingan melawan Chelsea, PSG dan Newcastle United, dengan Pogba di bangku cadangan. Padahal dalam menit terbatasnya di Liga Primer, Van de Beek memiliki akurasi passing 83,33 persen. Lebih baik dari Pogba dan Fernandes, sementara peluang yang diciptakannya hanya satu, sama dengan yang diciptakan Pogba, Fred dan Matic. 

   Apa yang dikemukakan Van Basten itu sangat beralasan karena Manchester United masih memiliki seorang Paul Pogba dan Bruno Fernandes sehingga kehadiran Van de Beek menjadi pertanyaan besar. Pemain muda asal Ajax ini kalah bersaing dengan Pogba dan Fernandes. 

   Jamie Carragher, mantan pemain Liverpool yang sekarang aktif sebagai pengamat sependapat dengan Van Basten. 

"Van de Beek, saya tidak mengerti penandatanganan itu. Saya tidak mengerti bagaimana dia akan bermain atau di mana dia akan cocok. Begitu dia menandatangani kontrak, pikiran saya adalah, Dia memainkan No 10 tetapi Fernandes bermain di sana dan Pogba bisa bermain di sana," katanya seperti dilansir Skyspots.com (26/10/20). 

   Begitu pula menurut Gary Neville, Fernandes adalah pemain yang menjadi pilihan tak tergantikan di lini tengah tersebut. Solskjaer meninggalkan Pogba dan Van de Beek di bangku cadangan dan memainkan Fernandes di depan dua gelandang bertahan di Fred dan McTominay.  
"Fernandes tidak sebagus Pogba, atau Van de Beek bermain. Dia adalah pemain bintang, dia telah meremajakan Manchester United sejak Januari lalu. Dia memiliki kebebasan kapan pun dia ingin pergi di posisi 10 itu," kata Neville seperti dilansir Skysports tersebut. 

   Apa yang saat ini dipilih oleh Solskjaer adalah memperkuat poros di posisi gelandang bertahan. Duet ini adalah Fred dan McTominay yang jauh lebih kokoh dalam bertahan dalam formasi 4-2-3-1. Mereka berdua memiliki kemampuan dan power bertahan sehingga banyak membantu kuartet bek Setan Merah. 

   Mungkin dalam beberapa laga ke depan, Van de Beek masih belum dilibatkan lebih banyak bersama Manchetser United pada skuad utamanya. Dia lebih banyak disipakan dalam ajang lain di luar Premier League dan Liga Champions. Itu pun hanya sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir. Salam hangat dan sehat selalu @hensa

3 komentar untuk "Marco van Basten : Van de Beek Salah Pilih ke Old Trafford"

Berlangganan via Email