Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lionel Messi Bawa Barca Tundukkan "Si Nyonya Tua" Juventus

Messi (Foto Skysports.com) 


Apakah ada hubungan erat mundurnya Presiden Josep Maria Bartomeu dengan kemenangan Barcelona atas Juventus dengan? Entahlah. Namun yang jelas Lionel Messi tampak enjoy bermain menjadi inspirasi kemenangan Barcelona 2-0 atas Juventus di Turin.

Bartomeu dan seluruh dewan klub mengumumkan untuk mengundurkan diri dari posisi mereka. Hal ini diduga sebagai tanggapan atas kasus saga transfer musim panas Lionel Messi. Juga dipicu awal buruk performa klub untuk musim ini, termasuk kekalahan memalukan laga El Clasico dari Real Madrid di Camp Nou.

Messi sendiri menjadi sosok penting dalam laga malam itu di Juventus Stadium. Gol pertama Barca yang dicetak Ousmane Dembele adalah asisnya. Sedangkan gol kedua adalah hasil tendangan penalty Messi akibat pelanggaran bek Juve terhadap Ansu Fati.

Berbicara mengenai asis dalam laga Liga Champions, Messi sudah memberikan asis sebanyak 35 asis yang berhasil menjadi gol sejak kampanye Liga Champions pertamanya pada 2004-05.

Hanya Cristiano Ronaldo dengan 38 asis yang memberikan lebih banyak diajang  kompetisi bergengsi di Eropa ini daripada pemain Super Star Argentina itu.

Sejak awal Barca langsung menyerang terbuka. Miralem Pjanic nyaris mencetak gol dan Antoine Griezmann, tendangan kaki kirinya membentur tiang.

Kedua tim melakukan permainan yang terbuka dan menyerang sejak peluit pertama.  Laga tersebut menunjukkan aksi secara konsisten dari kualitas kedua tim.

Pada menit ke-13, umpan silang dari Lionel Messi membuat Ousmane Dembele berada di ruang ternika. Pemain Prancis itu, melalui tendangan yang memantul pemain belakang Juventus, menemukan sudut atas gawang untuk membawa Barca memimpin 1-0.

Alvaro Morata mengira dia telah menyamakan kedudukan untuk tuan rumah pada serangan berikutnya, tetapi gol itu dianulir karena handball. Morata bahkan dua kali gol nya dibatalkan VAR karena posisinya offside.

Beberapa interaksi yang luar biasa antara Griezmann dan Messi hampir membuat Blaugrana memperpanjang keunggulan mereka di menit ke-22. Namun pemain Argentina itu melepaskan tembakannya melebar. Griezmann malam itu bermain luar biasa. Saat 15 menit sisa waktu bermain, tembakan rendahnya menyerempet bagian luar tiang gawang. 

Lini belakang Bianconeri kembali menunjukkan kelemahannya. Absennya Giorgio Chiellini yang merupakan tandem Leonardo Bonucci sangat terasa. Bahkan Juve harus kehilangan bek mereka, Merih Derimal karena mendapatkan kartu kunig kedua.

Sementara itu dikubu Barcelona juga terjadi masalah ketika Ronald Araujo tidak dapat menyelesaikan pertandingan melawan Juventus di Turin karena cedera. Dia menggantikan posisi Gerard Pique yang terkena hukuman bertanding.

Pemain nomor 4 Barca tersebut digantikan di babak pertama oleh Sergio Busquets. Bek tengah tersebut sekarang menunggu tes untuk mengetahui sejauh mana kondisi cederanya.

Ronald Koeman terpaksa menempatkan Frenkie de Jong bersama Clement Lenglet. Busquets sendiri mengisi posisi sebagai poros. Bagi De Jong posisi itu bukan situasi baru. Pemain asal Belanda ini telah bermain sebagai bek tengah untuk Ajax dan tim nasional Belanda.

Usai laga tersebut, Ronald Koeman menyatakan kepada UEFA.com (28/10/20) : "Ini adalah pertandingan terbaik kami sepanjang musim. Ini adalah kemenangan besar melawan tim penting Eropa dan kami mampu memainkan sepakbola yang kami coba terapkan."

Koeman merasa puas dengan performa skuadnya. Beberapa pemain disinggungnya seperti Pedri menunjukkan ketenangan dan kepastian yang luar biasa untuk pemain seusianya. Dia menjadi aset besar bagi Barcelona.

Demikian pula Antoine Griezmann bermain sangat mengesankan. Pemain Perancis ini memiliki dua peluang besar, salah satunya tembakan kaki kirinya membentur tiang.

Frenkie de Jong disorot khusus sebagai pemain asuhannya yang serba bisa. Koeman mengenal baik anak muda ini ketika menangani timnas Belanda. Frenkie memang bermain di multi posisi yaitu lini tengah dan juga pertahanan Belanda.

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo mengakui tim asuhannya masih banyak kekurangan.  "Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan tim yang bisa bermain sepak bola dan lebih jauh dari kami di jalur mereka sendiri.”

“Mereka memiliki pemain yang terbiasa memainkan permainan semacam ini sementara kami memiliki banyak pemain penampilan kedua di Liga Champions." Kata Pirlo seperti dilansir UEFA.com (28/10/20).

Juventus tanpa Cristiano Ronaldo terasa berbeda. Hanya ada Paulo Dybala yang berupaya tampil maksimal. Lini belakang mereka juga sangat pincang dengan absennya Giorgio Chiellini dan Matthijs de Ligt.

Pirlo masih optimis Juventus masih terus berkembang dalam program yang tengah dijalankan saat ini. Gelandang seperti Arthur, Bentancur dan Rabiot masih sangat muda tetapi mereka sangat bersemangat untuk meningkatkan performanya.

Bagi Bianconeri, kekalahan dari Barcelona ini hanyalah kekalahan kandang kedua mereka dalam 25 pertandingan terakhir penyisihan grup Liga Champions. Sejauh ini mereka menang 15 laga dan 8 laga bermain draw. Juventus juga kalah 1-2 dari Manchester United pada November 2018.

Selamat untuk Blaugrana dan tetap semangat untuk La vecchia Signora. Laga-laga Liga Champions masih panjang. Barcelona dan Juventus diunggulkan lolos dari grup G.

Salam hangat dan sehat selalu @hensa

8 komentar untuk "Lionel Messi Bawa Barca Tundukkan "Si Nyonya Tua" Juventus"

Berlangganan via Email