Header Atas - Panjang

Dibalik Secangkir Kopi

 Dibalik  Secangkir Kopi


 Semilir angina malam yang sepoi-sepoi  menusuk tubuhku.  Aku duduk terpaku di balik dinding kamarku. Suara derit tikus yang membuatku terhentak dari lamunanku. Aku bergegas ke dapur menyeduh secangkir kopi hitam yang kutaruh di meja, sambil menyalakan laptop .

 Aroma kopi yang menyengat, menjadi inspirasiku untuk menulis tentang secangkir kopi. Aku bukanlah maniak dengan kopi. Aku hanya sewaktu- waktu minum kopi. Hanya suplemen dalam tubuhku agar aku tidak cepat mengantuk . Kopi bukanlah sekedar minuman untuk orang tua saja tapi menjelma menjadi minuman di kalangan banyak anak muda. Ini dibuktikan dengan banyaknya cafΓ© kopi, banyak tempat tongkrongan bagi semua kalangan . Dengan secangkir kopi menghilangkan rasa jenuh, rasa lelah. Secangkir kopi bisa dijadikan teman santai .

Arti Kopi menurut Wikipedia yaitu minuman hasil sluwakeduhan biji kopi yang telah di sangria dan di haluskan menjadi bubuk. Pemrosessan kopi sebelum diminum  melalui proses panjang yaitu dari pemanenan biji kopi yang telang matang baik dengan cara manual maupun dengan mesin.

Aku hanya sekedar tahu sedikit tentang kopi, yang aku tahu kopi Arabica, Robusta , kopi lampung , Gayo aceh, Toraja, Kintamani Bali, luwak, kopi susu, cappuccino, espresso,Latte,Mocaachino. Tinggal kalian pilih mana yang kalian suka, kalau aku suka kopi tubruk artinya kopi hitam yang aku seduh dicampur dengan gula pasir, kuseduh dengan air mendidih, asap mengepul meberikan aroma kopi yang mewangi.

Kuseruput kopi sedikit demi sedikit, ohhh rasanya nikmat luarbiasa memiliki sensasi yang berarti.  Tidak sekedar minum secangkir kopi , sekedar teman  minuman biasa tapi di balik itu kopi memiliki banyak makna , filosofi dan refleksi dalam hidup dan kehidupan kita. Bagaimana tidak dalam pembuatan kopi memiliki proses yang panjang , untuk menjadi kopi nikmat dipilih kualitas yang paling bagus. Demikian dengan kehidupan kita membutuhkan proses yang panjang , banyak aral melintang dalam menghadapi hidup . Jelas yang paling utama kita selalu memohon pada Allah SWT, ikhtiar dan berdoa.

Rasa kopi yang manis dan pahit merupakan perpaduan yang nikmat, seperti kehidupan kita tidak selalu manis, kadangkala ada pahit, tidak selalu ada di atas saja, kadang kita ada di bawah , bahkan dibawah titik nol, tidak selamanya kita akan menjadi pejabat atau penguasa tapi kadang kala kita menjadi rakyat jelata, itulah hidup dan kehidupan yang penuh warna , ini untuk mengingatkan pada Sang Pencipta langit bumi.

Minum kopi tidak seperti minum segelas air putih, langsung tegak minum sekaligus . Minum kopi nikmati aromanya , sedikit demi sedikit seruput airnya , sambil rasakan ada rasa pahit, manis , kadang ada perpaduan rasa manis dan pahit bersamaan. Begitu juga dengan kehidupan kita , Dalam proses menjalani hidup kita pasrahkan pada Allah SWT, biarlah kehidupan kita mengalir apa adanya, artinya kita tetap berdoa dan berusaha. Karena hidup yang kita jalani sudah ada yang mengatur, Sang Pencipta langit bumi. Nikmati proses kehidupan kita, suatu hari nanti kita akan menemukan jati diri kita.Ada rasa pahit , percayalah bahwa kehidupan kita tidak selamanya akan pahit, tetap oiptimislah dalam menjadi hidup seperti minum kopi ada rasa manisnya, yakinlah suatu hari nanti akan indah pada waktunya. Kwhidupan kita akan bermakna dan kehidupan kiia akan lebih dewasa .

Mari sahabat tetap bersemangat dalam menjalani hidup dan kehidupan karena bukan kita sendiri yang menjalaninya ada banyak yang lebih buruk dari kehidupan kita , namun mereka tetap optimis . Ketuklah pintu ikhtiar langit semoga kita bisa menjadi lebih baik lagi.  Kuseruput kopiku yang tinggal seteguk lagi . Selamat menikmati kopi, sobat !

Salam literasi

Posting Komentar

4 Komentar

  1. Kerren k TriπŸ˜ŠπŸ˜€

    BalasHapus
  2. Aahh... lumayan nih.. tunggal seruput dua ruput kopiku... 😁

    BalasHapus
  3. Kalau minum kopi ada filosofinya...kalau minum yang bukan kopi, ada juga nggak?

    BalasHapus