Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wanita Penyulam Rindu

  (Sumber: Koleksi Pribadi Apriani1919 - Menatap Awan)


Serpihan rindu selalu menyapa dan mendekati perempuan penyulam rindu, seolah tau bahwa serpihannya akan dirawat dan disatukan dengan serpihan rindu yang selalu menghampirinya.


Sulaman serpihan rindu memenuhi ruang hati sampai tak bersisa, menyatu dengan merahnya darah, mengalir deras dalam tubuh.


Wanita penyulam rindu menutupi tubuh dengan sulaman rindu yang ia kumpulkan penuh kesabaran. 


Berbulan-bulan serpihan rindu ia sulam dan tersimpan rapi sampai tangan kokoh akan membawa sulaman rindu bersama tubuhnya untuk menyatukan serpihan rindu yang dibawanya.


Yakinlah serpihan rindu akan membentang luas tak berujung, yang ujungnya dipegang kuat tangan kokoh tak terlepas.




ADSN1919

Apriani1919
Apriani1919 Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam karena itu membuat aku tiada secara perlahan

6 komentar untuk "Wanita Penyulam Rindu"

  1. Yakinlah serpihan rindu akan membentang luas tak berujung, yang ujungnya dipegang kuat tangan kokoh tak terlepas.

    Keren☺️πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikut ah. Aku masih berpegang dngn tanganku sendiri. 🀭

      Hapus
    2. Nanti akan ada tangan seseorang yg memegangnya πŸ˜‚πŸ˜Š

      Hapus