Header Atas - Panjang

Header Atas - Panjang

Yuk, Nikmati Kopi Kehidupan


 Sumber :website viralimpactstudios.com

Suatu hari sekelompok orang yang sangat sukses dalam karirnya mengadakan reuni kecil-kecilan sambil berkunjung ke rumah mantan guru sekolah mereka dulu. Setelah sekian lama tidak bertemu, mereka membicarakan banyak hal, hingga kemudian perbincangan berlanjut menjadi ‘curhat’ tentang pekerjaan, stress, dan masalah kehidupan lainnya.


Sang guru yang hanya mendengarkan keluhan itu, akhirnya berkata, 

“Bagaimana kalau kita ngobrol sambil minum kopi?”


Merekapun setuju. Pak guru beranjak dari kursinya menuju ke dapur dan kembali dengan sebuah nampan besar dengan teko besar berisi kopi di atasnya dan berbagai macam gelas. Ada gelas yang terbuat dari porselen, kaca, kristal, dan gelas biasa. Ada gelas yang harganya mahal maupun yang termahal.


Pak guru kemudian mempersilahkan mereka untuk mengambil gelas dan kopi mereka sendiri. Setelah masing-masing sudah menuangkan kopi dari teko kedalam gelas yang mereka pilih, sang gurupun berkata

“Kalau kalian perhatikan, semua memilih gelas mahal dan termahal, sedangkan gelas yang biasa saja masih tersisa di atas nampan. Sebetulnya disinilah sumber dari stress dan masalah dalam kehidupan kalian”


Mendengar itu mereka terdiam, tidak mengerti akan maksud yang dikatakan gurunya. Tersenyum melihat wajah bingung murid-muridnya, iapun melanjutkan penjelasannya.


“ Gelas itu sebetulnya tidak menambah kualitas dari kopi tersebut, hanya mungkin akan terlihat lebih mahal, bahkan cenderung menyembunyikan apa yang kita minum. Padahal yang kalian inginkan sebetulnya kan adalah kopinya dan bukan gelasnya. Tapi kalian justru malah mencari gelas yang mahal, bahkan malah berebutan mengambil gelas yang termahal!” 


Tanpa berkomentar apa-apa, mereka saling berpandangan. Dengan tenang sang guru kembali melanjutkan. 


“ Hidup itu adalah kopinya. Sedangkan pekerjaan, uang, jabatan adalah gelas yang merupakan wadah untuk mengisi kehidupan. Gelas yang kita miliki tidak menentukan atau merubah kualitas kehidupan kita. Jadi jika kita hanya melulu memikirkan gelasnya, kita akan gagal menikmati kehidupan itu sendiri. Gagal menikmati ... kopi! Orang yang paling bahagia tidak harus memiliki yang terbaik, tapi mereka melakukan segalanya dengan terbaik. Maka dari itu hiduplah sederhana, beramallah sebanyak-banyaknya, bicaralah dengan ramah. saling menyayangi dan nikmatilah kopimu!”


Sang guru kemudian beranjak menuju ke dapur dan kembali dengan membawa setumpuk tatakan gelas terbuat dari material dan warna yang sama. Satu persatu tatakan itu diberikan kepada murid-muridnya. 


Secara bersamaan para murid menuangkan kopi mereka keatas tatakan itu dan mulai menyeruput kopi mereka.... aahh... !








Posting Komentar

4 Komentar