Header Atas - Panjang

Nyanyian Jiwa

Foto by. Daniek

Nyanyian Jiwa

Aku merindumu
Diantara kerlip bintang
Yang tersembunyi di balik mendung

Aku merindumu
Diantara denting piano
Yang tersembunyi dari riuh hati

Aku merindumu
Diantara hentak keyboard
Yang tersembunyi di gegap lantunan lagu lewat speaker

Aku merindumu
Diantara seduhan es teh
Yang tersaji dengan sesendok gula di dalamnya

Aku sungguh merindumu
Meski tiada gebyar cahaya
Karena kaulah cahaya itu

Aku sungguh merindumu
Meski lewat lirih untaian nada
Karena kaulah jiwa yang menari di dada

Aku sungguh merindumu
Meski sepanjang hari penuh karya
Karena kaulah semangat yang menyala

Aku sungguh merindumu
Meski tak selalu manis kenangan tentangmu
Karena....
Merindumu adalah energi yang tiada pernah berhenti


# 18.07.2020
# written by Dewi Leyly

Posting Komentar

11 Komentar

  1. Diam-diam aku juga merindukan mu.

    Ahaayy...

    BalasHapus
  2. Kalau diam diam,
    Tak ada suaranya donk...

    Uhuyyyyy...

    Terima kasih sdh hadir mengapresiasi pak BudiπŸ™

    BalasHapus
  3. Aku juga merindumuπŸ™„πŸ˜‚πŸ™


    πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒKaboor..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tadi perasaan kayak ada orang ...
      Kok sekarang ga ada ?
      Apa sudah kabur ya orang nya?

      πŸ€”πŸ€”πŸ˜„πŸ˜„πŸ™πŸ™

      Hapus
  4. Begitu pun aku mba DewπŸ˜‚πŸ˜ŠπŸ˜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang rindu cepet nular ya....πŸ˜πŸ˜„

      Hapus
  5. Sungguh aku sangat merindukanmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aq juga rindu donat buatan bu Ester....πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜ŽπŸ˜Ž

      Hapus
  6. Ada rindu .. paling suka hentakan keyboard hehe.. salam rindu mbak Dewi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasian keyboardnya. Jd sasaran rindu..πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„ salam rindu jg Ar....😘😘

      Hapus