Header Atas - Panjang

Header Atas - Panjang

Warung Kopi Saksi Bisu

                                                       Sumber :  CNN.COM


Sungguh, ketika bulan bundar terpenjara dalam pusat kegelapan, orang-orang yang berdiri di depan warung kopi dan merindukan bulan jatuh ke dalam pelukan itupun, seketika bergandeng tangan, berisak tangis, airmatanya berceceran kemana-mana, seperti air hujan yang tumpah dari langit.

Bulan bundar terpenjara sudah, orang-orang yang berdiri di depan warung kopi bermenit-menit, berjam, berhari, berminggu, mungkin berbulan, bahkan bertahun-tahun, menunggu bulan jatuh ke dalam pangkuan itu juga ikut terpenjara.

Lalu dalam remang cahaya ribuan lilin, kepada langit orang-orang penunggu bulan itupun memohon, “Bebaskan bulan malam ini dari penjara kegelapan!”

Langit menunduk, langit diam, langit tak bersuara, langitpun takut pada penguasa kegelapan.

Dan warung kopi cuma bisa bisu, jadi saksi .


Widz Stoops for. SKB - PC 2020

Posting Komentar

8 Komentar

  1. Warung kopi cuma bisa bisu menemani dua sejoli ber....

    BalasHapus
  2. Terdakwa : bulan bundar
    Saksi : warung kopi
    Hakim : langit

    Kalau di pengadilan gitu ya , mungkin...??🤔🤔

    BalasHapus
  3. Warung kopi, sejuta cerita.

    BalasHapus
  4. Coba kalau aku ada di sana, akan kurebahkan tubuhku ke pelukannya sebagi perisai sosok sang bulan. Ahay... Selanat pagi dari tanah air Mbak Widz.

    BalasHapus
  5. Saksi bisu ya warung kopi nya

    BalasHapus
  6. Warung kopi sebagai saksi😁

    BalasHapus
  7. Sedang datang bulan

    BalasHapus