Header Atas - Panjang

Header Atas - Panjang

Saat Sapamu Tiada Lagi

(photo by Ari)

Aku menanti dalam hening malam
Mengharap hadirnya sebuah sapaan lembutmu

Namun angin berlalu saja dalam kelam
Tak ada berita tersampaikan tentang beritamu

Kupandang bintang di angkasa mencari yang paling terang
Tetiba awan tebal menyelimuti keberadaan para cahaya malam

Berharap yang paling terang itu rembulan yang sempurna nampak di langit
Ternyata awan berarak kencang menutupi pula hadir sang sumber cahaya 

Seolah alampun menyuarakan sama
Meniadakan semua berita keberadaanmu di sana

Aku masih menanti ada sebuah sapaan lagi
Meski dalam gundah gulana hati yang tak tentu rasa

Apakah rindu yang mensesak di batin ini akan tersampaikan
Dalam doa-doa sudah kupanjatkan selalu tentangmu

Meski kini sapamu masih tiada kunjung hadir padaku
Namun sapaku selalu mengunjungimu dalam malam-malam penuh mimpiku

Ini sebuah rindu yang tertahan
...

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
4 Juni 2020

Posting Komentar

3 Komentar

  1. Meskipun rindu, malam begitu saya sudah tidur

    BalasHapus
  2. Jangan pernah bosan menyapaku..eh😬😂🙏🙏

    BalasHapus
  3. Ya mba Ari aku juga merindukan sapaannya 😊

    BalasHapus