Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tantangan Paling Sulit pada Ramadan Tahun Ini

dokumen pribadi

Menjalani ibadah puasa dalam masa pandemi begini tidak enak, jika tidak bisa dibilang sulit. Bagaimana tidak? Tidak bisa ngabuburit ngecengin cewek-cewek bercelana terlalu pendek berkaos tipis tank top hingga kelihatan pe.....eh...gak boleh ya?

Tepatnya tidak bisa jjs melintir di jalanan kota sambil nonton trek-trekan gak jelas. Atau berburu kuliner di sepanjang jalan bangbarung. Tidak ada undangan buka puasa bersama dengan makanan bertaburan. Tidak ada ngopi bareng malam-malam sambil menunggu sahur.

Tetapi hal paling sulit adalah menjawab tantangan mekanik SKB, mbak Wella. Sampai tidak bisa tidur berhari-hari gegara memikirkan itu, bahkan belakangan sering tiba-tiba terbangun jam tiga dini hari. Ck..ck..ck...

Sebaiknya segera dijawab, kalau tidak? Bisa-bisa tidak diundang makan buka puasa bersama di awang-awang. Langsung saja,

1. Lagi apa? Lagi merenung

2. Kenapa? Agar selesai tantangan ini.

3. Suka warna apa? Biru, seperti laut, langit dan rindu kepadanya..eh.

4. Nomer Hp? Ada deh..

5. Perasaan saat ini? Biasa-biasa saja kalau gak dirasa mah.

6. Alasannya? Ojo dipikirin, ntar mumet.

7. Film yang disukai? Gak pernah nonton, belakangan ini. Dulu senengnya film action, atau film seperti Matrix atau Devil's Advocate.

8. Baju yang sedang dipakai? Biasa, kaos dan sarungan.

9. Jam berapa sekarang? Ini bikinnya saat matahari condong 30 derajat.

10. Di sebelahmu siapa? LemarI jati di sebelah kanan dan nganu di kiri.

11. Lagi apa? Ngetik tanpa ngopi, lha wong puasa.

12. Pengen apa saat ini? Pengen ketemu anak...hiks.

13. Hari ini kemana aja? Warung sayur Tatik dan tokonya si Lay
14. Hari ini ngapain aja? Baca, ngetik dan nglamun

15. Makanan kesukaan? Kepiting, udang, sate dan gule kambing, konro lapangan roos, soto gubeng, semur daging kepala di Sukaraja, Kupang di waru, dan itu semua tidak dibolehkan.

16. Binatang kesukaan? Semua suka, kecuali buaya dan macan. Galak sih..

17. Acara TV kesukaanmu? Jarang nonton tv

18. Yang diimpi-impikan saat ini? Indonesia damai.

19. Cita-citamu? Saking banyaknya sampai tidak bisa disebut satupun.

20. Tempat fav? Tikungan di sana, di sana dan di sono.

21. Benda fav? Di gambar atas.

22. Kalo jadi artis? Telat. Rugi mereka yang gak merekrut saya menjadi artis.

23. Teman kamu siapa? Banyak deh.

24. Kecengan? di sana dan di sono.

25. Sekolah kamu di mana dulu? Bangkalan, Malang, Bogor, Bandung.

26. Anak-anak di sekolah kamu gimana? Saik...eh..asik pokoknya.

27. Lagi kangen dengan seseorang? Hmm.. begitulah

28. Hp kamu merk apa? yang murmer, hp China, Realme C3

29. Terakhir dapat sms isinya apa? "Bila Anda mengalami/ menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga, hubungi no 082125751234 - Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak. Covid19.go.id"

30. Yang sms itu siapa? Gugus Tugas

31. Teman yang terakhir sms kamu? Gak ada.

32. Ssst kamu punya pacar? Rahasia dong....sambil clingak-clinguk.

33. Merasa bersalah sama seseorang? Bisa jadi. Maaf lahir dan batin

34. Dulu disekolah berapa jumlah murid di kelas? 25 atau 30, lupa.

35. Ada yang ingin dimakan? Puasa

36. Pengen liburan? Ya pengen lah

37. Merasa ngantuk? Belum

38. Besok mau ngapain? Jalan pagi, ngelamun lagi dan menunggu buka.

39. Udah dulu yaa? Daaag….my darling.

Akhirnya selesai juga menjawab tantangan tersulit dari mekanik SKB. Bagaimanapun tantangan ini mesti bergulir, siapa ya yang layak ditantang. Oh ya, baru ingat! Zaldy Chan "Bang Jack" yang jago banget menulis opini dan bikin puisi tapi tidak pernah mengajari saya tentang bagaimana cara membuat puisi.

Akhirul kata: "bebaaaas...!"

7 komentar untuk "Tantangan Paling Sulit pada Ramadan Tahun Ini"

  1. πŸ˜‚πŸ˜‚ bang Jack laris manis

    BalasHapus
  2. Mantab pak Budi...
    Btw, gambar di atas itu gambar apaan ya?

    BalasHapus
  3. Sup konroooo .. udah lama gak makan ituu... hiks

    BalasHapus
  4. Keren, aku juga penasaran dengan gambar nya pak Budi

    BalasHapus
  5. Wah akhirnya tantangan completed ya

    Salam pak Budi

    BalasHapus

Berlangganan via Email