Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejuta Pesona Bunga di Taman Hatiku

(photo by Ari)

Sedangku termenung menatap penuh rindu pada bunga-bungaku yang sedang bermekaran indah, tetiba aku dikejutkan oleh kehadiran dua wanita hebat. Satu wanita inspiratif, bu Ester pemilik resep donat yang sedang hits itu, bahkan jadi rebutan banyak ratu dan raja. Satunya lagi wanita ceria nan baik hati, si peri gigi mbak Dewi. 

Lama memang kami tak bersua, kusambutlah mereka masing-masing dengan sepiring mie goreng khas taman bungaku. Mie goreng bunga Wijaya Kusuma, iya untuk kesehatan mereka. Menambah energi yang spertinya terkuras habis. Karena nampaknya mereka sedang kelelahan sekali. 
(photo by Ari)

Apakah dikejar-kejar kupu-kupu di tamanku atau malah habis mengejar-ngejar kupu-kupu cantik di bebungaanku? Ternyata tidak, menurut kisah yang kudengar, mereka menghindar kejaran karena resep ngehit donat itu yang katanya rahasia.

Selesai makan mie goreng Wijaya Kusuma mereka pamitan dan menghilang begitu saja. Wah, koq aku jadi sedih. Ditinggal begitu saja. Tapi sudahlah, mungkin sudah nasibku saat ini hanya ditemani bunga-bunga dan kupu-kupu di tamanku. Mereka tidak pernah pergi meninggalkanku.

Setidaknya bu Ester dan mbak Dewi sudah bersedia mengunjungi tamanku meski sejenak. Mereka sepertinya sangat sibuk.
Ah sudahlah tak guna juga menyesali kesendirian ini. Aku hanya menatap lagi bunga-bunga indah yang sesekali jadi rwbutan kupu-kupu. 

Lalu tiba-tiba hati ini ingin membuat serantang puisi. Keindahan alam di hadapanku memberiku inspirasi indah berpuisi. Dan tetiba aku teringan seorang rimbawati cantik yang kudengar juga suka sekali berpuisi. Wah sama denganku. 

Rimbawati itu akan kuindang juga melalui puisi-puisiku agar segera mengunjungi pula taman bunga penuh cinta. Mungkin jika aku dan rimbawati ini bersama menikmati bunga-bunga di taman, akan tercipta berantang-rantang puisi.

Ini puisi undanganku untuk rimbawati cantik yang juga penyayang anak-anak, mbak Dinni:

Serantang puisi untuk bersama dinikmati

Maukah kau bersamaku kini
Merangkai kata-kata indah bermakna
Menyenandungkan indahnya bunga-bunga
Pun kepakan sayap kupu-kupu ini

Mungkin jika kau bersamaku di sini
Tak hanya serantang puisi 
Kita berkolaberasi meracik cinta
Akan sastra dalam lantunan kata

Lalu kita pun menginspirasi
Berantang-rantang puisi untuk dinikmati
Agar mereka mencintai karya seni 
Yang adalah ukiran hati

Written by  Ari Budiyanti
Yang disebut-sbit sebagai dewi bunga, peri bunga atau apapun itu. Ah padahal aku hanya pencinta bunga saja. 
(photo by Ari, sesorang yang dicintai bunga-bunga)

Dan inilah persembahan dari hati, untuk Mbak Dinni, Rimbawati penuh inspirasi. Kiranya Mbak Dinni menyempatkan diri menjawabnya, di sela-sela kesibukannya setiap hari.

1. Lagi apa? Menulis tantangan pemilik resep donat ngehit yang jadi rebutan

2. Kenapa? Biar dapat serantang donat

3. Suka warna apa? Warna-warni bunga

4. Nomer Hp? Ada di HP

5. Perasaan saat ini? Sendu

6. Alasannya? Lama tak bertemu

7. Film yang disukai? Banyak, ga muat ditulis di sini judulnya semua.

8. Baju yang sedang dipakai? Baju tidur

9. Jam berapa sekarang ? 9.26 pm

10. Di sebelahmu siapa ?  Tiada 

11. Lagi apa ? Bernafas lega karena udah jawab tantangan

12. Pengen apa saat ini ? Makan, laper rantangannya ga dateng-dateng

13. Hari ini kemana aja? Sama kayak kemaren

14. Hari ini ngapain aja? Makan, mandi, tidur, masa disebutin semua, kan banyak

15. Makanan kesukaan? Bakso

16  Binatang kesukaan? Kupu-kupu

17. Acara TV kesukaanmu? Acaranya TVRI baru-baru ini, yang edukasi itu loh

18. Yang diimpi-impikan saat ini? Pengen ke Keukenhoff park tapi suruh stay at home

19. Cita-citamu? Pengen jadi penulis aja yang menghasilkan duit banyak dengan tulisan, bisa ga ya

20. Tempat fav ? Yang ada bunga-bunganya

21. Benda fav ? Buku

22. Kalo jadi artis? Ndak pengen, saya pemalu sih.. eh, ga percaya.. ? ya udah

23. Teman kamu siapa? Kamu kan.. lupa ya.. koq nanyain sih.. aku kan jadi tambah sendu hiks

24. Kecengan? Ada jauh 

25. Sekolah kamu di mana dulu? Semuanya di dalam negeri, di bumi pertiwi

26. Anak-anak di sekolah kamu gimana? Seru, asyik, serius, macem-macem banyak karakter lah

27. Lagi kangen dengan seseorang?  Iyap

28. Hp kamu merk apa? Merk yang banyak dipakai orang, banyak kembarannya

29. Terakhir dapat sms isinya apa? Google

30. Yang sms itu siapa? Admin google

31. Teman yang terakhir sms kamu? Ku cek dulu ya, ... eh ga ada tuh apa mereka lupa nomorku ya.. hiks.. sedih lagi

32. Ssst kamu punya pacar? Aih.. kasih tahu ga ya.. hehe

33. Merasa bersalah sama seseorang? 
Inget-inget dulu ya.. hmmm.. sepertinya ga ada

34. Dulu disekolah berapa jumlah murid di kelas? Paling berkesan pas SD cuman 11 .. berasa kelas elit.. padahal karena sekolahnya kurang murid

35. Ada yang ingin dimakan? Ada

36. Pengen liburan? Pengen ga ya.. bingung juga.. ini berasa liburan terus habisnya suruh di rumah aja.. dhuh sampe kapan ya

37. Merasa ngantuk? Belum sih

38. Besok mau ngapain? Sama aja kayak hari ini

39. Udah dulu yaa? Yakin nih ? Mau udahan sekarang ? Udahan ah.. itu rantangannya barusan datang.. aku makan dulu ya.. bye bye.. (makan semalam ini.. wih.. mau nemenin?)
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti life is grace

6 komentar untuk "Sejuta Pesona Bunga di Taman Hatiku"

Dewi Leyly 5 Mei 2020 22.16 Hapus Komentar
Mantab..

Ada serantang puisinya juga.
Dan foto wk semalam...
Cantikkk
Warkasa1919 5 Mei 2020 22.19 Hapus Komentar
Cantik bunga-bunganya☺️๐Ÿ‘
Apriani1919 5 Mei 2020 22.22 Hapus Komentar
๐Ÿ˜waduh aku dapat tantangan๐Ÿ˜Š๐Ÿƒ๐Ÿƒ
Widz Stoops 6 Mei 2020 01.41 Hapus Komentar
Hayooo balas tantangannyaa...
Meduster 6 Mei 2020 04.15 Hapus Komentar
Waooo mba Ari memang hebat, puisinya tetap bagus, mantap serantang puisi dan donat, huppp
Apriani1919 6 Mei 2020 12.26 Hapus Komentar
Siaaaap siapa berani ehhh siapa takut hihihi

Berlangganan via Email