Header Atas - Panjang

Header Atas - Panjang

Merapi Tak kan Ingkar Janji

Sumber : Dokumen Pribadi


Aku tinggal di lereng Merapi. Meski berada di tepi. Namun alamku tak pernah sepi. Lihat! Jejak sang bayu seolah menerawang sunyi. Menghempas jelaga mimpi.

Riuh, menerpa wajah alam. Sentuh helai dedaunan. Kau tau, gemulai rerumputan membuatku tenang. Berbisik pada sebentang permadani urai senyum riang.

Saat sang surya merajut mega. Pesona kian menyentuh rasa. Dia tetap setia. Menanti senja di tepian kota.

Sumber video : Dokumen Pribadi

Ya, meski aku terlahir sebagai anak pinggiran. Namun aku tak merasa tersingkirkan. Alam kerap mendekap penuh kedamaian. Pun Merapi turut menjaga mimpi dengan sepenuh hati. Yakin dia tak kan ingkar janji.

Masih kuingat. Satu masa yang tentu melekat. Bagaimana kekuatan Merapi yang begitu hebat. Meluluhlantahkan dengan sekali hentak. 

Mungkin dia tak bermaksud menyakiti. Hanya meminta kita lebih peduli. Dengan sebentang alam yang tlah diberi.

Tetiba terjaga. Terkadang aku pun tak menyangka. Sikapnya yang tak terduga. 

Takut. Pun letupan menuai kalut. Bayang semu membuat nyali menciut. Aku harus mengerti. Arti setiap hentak yang berapi. 

Hingga kini. Merapi masih menyulam mimpi. Pada bilik nan sunyi dia menepi. Meski tatap begitu pasti. Pun jejak yang menelan serpihan mimpi. 

Kucoba memahami. Walau ada hal yang tak kumengerti. Namun masih saja berharap, Merapi tak kan ingkar janji. 





Niek~
Jogjakarta, 15 Mei 2020

Posting Komentar

10 Komentar

  1. Merapi menyimpan sepi sekaligus misteri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan tersembunyi keindahan yang abadi
      Maturnuwun Pak BudiπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

      Hapus
  2. Merapi dan misterinya tak pernah ingkar janji☺️πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga, Aamiin Yaa AllahπŸ€²πŸ™πŸ»

      Hapus
  3. Puisinya keren mbak Niek.πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Mba DewiπŸ™πŸ»☺️

      Hapus
  4. Seger tempatnya, aku pernah nginep d daerah situ tapi tempatnya lupa 😊 dah lama bngt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah pandemi hayuk kemari lagi Mba DinniπŸ€—

      Hapus
  5. 6 tahun lalu sempat kesana ... keren puisinya mbak

    BalasHapus
  6. Semoga Merapi selalu berdamai

    BalasHapus