Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pantun Pandemi

Gambar oleh enriquelopezgarre dari pixabay.com

Batuk-batuk pada masa rawan
Kuat dugaan terinfeksi

Batuk-batuk sang sastrawan
Terbit satu dua puisi

11 komentar untuk "Pantun Pandemi"

  1. Pagi-pagi bikin kopi
    Diaduk dengan sedikit gula
    Pagi-pagi menulis puisi
    Hilang duka datang gembira

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantab....ngupi, makan ruti, ditemani si...aaaah

      Hapus
  2. Waduh ayah batuk bisa buat puisi 😁

    BalasHapus
  3. Eh salah om budi maksudnya 😁😁🙏

    BalasHapus
  4. Sayur katuk
    Sayur Bayem
    Ombud batuk
    Ehem..ehem..

    BalasHapus
  5. Ke toko beli permen
    Kirain aku sudah komen

    BalasHapus
  6. Ke toko beli permen
    Kirain aku sudah komen

    BalasHapus

Berlangganan via Email