Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Candu Rindu

Koleksi anggrek di rumah/ Foto : by Srie S.


Candu Rindu

Melintasi waktu yang telah berlalu
Hingga sampai di titik itu
Saat menempuh liku perjalanan
Lima belas kilometer yang penuh deg-deg an

Bayangan yang menari di angan
Menjelma jadi kenyataan
Pintalan benang-benang harapan
Merajut hati dengan kebahagiaan

Langkah kaki berjalan menuju ruangan
Di mana dirimu tepekur dengan bacaan
Menahan hati tetap menapak perlahan
Meski ingin rasanya memeluk dan tak lagi lepaskan

Senyummu telah menyambut hadirku
Yang membeku terpaku di depan pintu
Aduhai, kenapa dag dig dug jantungku
Salah tingkah tak karuan kala itu

Dan duduk berhadapan denganmu
Tanpa kata, tanpa suara, membisu
Hanya debar dada yang bertalu
Tidakkah kau dengar itu ?

Rasa datang tanpa permisi
Hangat jabat tanganmu mengalir hingga ke kursi
Dahaga datang disertai dehidrasi
Kulihat dirimu tak lagi konsentrasi

"Silakan minum," kau tawarkan sebotol air mineral padaku
Aku tersenyum menolak tawaranmu
"Minumlah !" seolah kau tahu hausku
Dan seperempat isinya menyejukkan dahagaku

"Aku juga haus," katamu mengambil botol air mineral itu
Sekejap isinya berpindah melewati bibirmu
Kita tersenyum saling menatap mata
Lewat sebotol air mineral, rindu kita berjumpa


# 25.04.2020
# written by Dewi Leyly

21 komentar untuk "Candu Rindu"

Warkasa1919 26 April 2020 00.02 Hapus Komentar
Uhui.. ternyata hari ini adalah hari kembang seduniaπŸ˜‚πŸ™
Widz Stoops 26 April 2020 00.04 Hapus Komentar
Keren mbaak...
Dewi Leyly 26 April 2020 00.06 Hapus Komentar
Bunga2 di mana2...πŸ˜„πŸ˜„πŸ™πŸ™
Dewi Leyly 26 April 2020 00.07 Hapus Komentar
Terima kasih mbak Widz πŸ˜πŸ™
Anonim 26 April 2020 00.13 Hapus Komentar
Cihuuyyy gleg gleg gleg
Dewi Leyly 26 April 2020 00.21 Hapus Komentar
SegerrrrrπŸ˜‚πŸ™
Unknown 26 April 2020 02.25 Hapus Komentar
Sip
Unknown 26 April 2020 03.31 Hapus Komentar
Ziip bude
Unknown 26 April 2020 04.16 Hapus Komentar
Uhui
Apriani1919 26 April 2020 04.16 Hapus Komentar
Puisi yang mantap mba DewπŸ‘πŸ‘
Unknown 26 April 2020 05.32 Hapus Komentar
Asal yg minum sebelumnya ga sakit loh ya...nti nulari...hehehehe...
Ayah Tuah 26 April 2020 05.51 Hapus Komentar
Aha, asyik.
Dewi Leyly 26 April 2020 07.59 Hapus Komentar
Terimakasih mbak En...πŸ˜ŠπŸ™
Dewi Leyly 26 April 2020 13.24 Hapus Komentar
Terima kasihπŸ™
Dewi Leyly 26 April 2020 13.25 Hapus Komentar
Uhuiii juga bu Riami...πŸ˜ŠπŸ™
Dewi Leyly 26 April 2020 13.25 Hapus Komentar
Matur nuwun mbak Dinn...πŸ™πŸ™
Dewi Leyly 26 April 2020 13.26 Hapus Komentar
AsiyaappppπŸ˜„πŸ‘
Dewi Leyly 26 April 2020 13.26 Hapus Komentar
Haha... terima kasih AyahπŸ˜ŠπŸ™
Ari Budiyanti 26 April 2020 15.59 Hapus Komentar
Oh rindu selalu

Salam hangat mbak Dewi
Budi Susilo 26 April 2020 16.01 Hapus Komentar
Uhuy... romantis
Meduster 9 Mei 2020 19.01 Hapus Komentar
Mantap mba

Berlangganan via Email