Header Atas - Panjang

Header Atas - Panjang

Tentang Melati Penuh Duri


Kau masih melati?

Tak kutemukan hijau dedaunanmu yang kukuh menantang awan, juga rekah berseri putikmu yang betah bersembunyi di balik dahan.

Adakah kabut senja telah lupa menyisipkan embun di kelopak pagi?

Ketika wangimu lenyap ditelan aroma penantian jemu. Ketika Indah mekarmu tertahan aura kerinduan pilu. Dan, ketika airmata sepi satu persatu berjatuhan, luruh membasuh halaman kesunyian.

Adakah kabut senja kembali lupa menyisipkan janji di pelepah hari?

Aku ingin mengerti. Tentang melati penuh duri.

Curup, 19.03.2020
Zaldychan

Posting Komentar

5 Komentar

  1. Membayangkan melati, membayangkan: putih, bersih, imut, wangi dan gampang rapuh

    BalasHapus
  2. Di sekolahku suka ada yang makan bunga melati entah buat apa

    BalasHapus
  3. Apa ada melati berduri๐Ÿ™„๐Ÿ˜๐Ÿ™

    BalasHapus
  4. Melati bunga sederhana dengan wangi yang semenjana

    BalasHapus