Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Marah

Gambar oleh Gerd Altmann dari pixabay.com

Marah wujud kalut pikiran
lara hati medera perasaan


Bagaimanapun insan 
berhak atas kewenangan ini:


Marah tiada kendali
bara di benak
prasangka menyeruak
hawa nista meluap
suhu curiga meruap


Kemudian 
gelombang bencana 
menghempas pantai kemanusiaan

Maka pemarah 
merutuk Sang Sejati

Yang tunduk 
melakukan kebaikan 
serta berdoa memohon ampunan


5 komentar untuk "Marah"

  1. Mohon di maafkan jika ada salah kata di dalam berucap saat belum sempat seruput kopi di pagi hari,☺️πŸ™

    BalasHapus
  2. 😁😁😁 yang suka marah di sentik😁

    BalasHapus