Header Atas - Panjang

Header Atas - Panjang

Huruf-huruf Menari, Sebaiknya Memang Harus Menari, Sedang Sepatu Hanya Menunggu Tabuhan Gendang


Gambar oleh health.detik.com


Setiap mimpi selalu punya panggung, dan setiap panggung punya batas-batas mimpi. Bagaimana dengan huruf?

Huruf akan menjadi pemeran utama. Di tangan penyair mabuk huruf bisa menjadi mimpi-mimpi tentang bunga, atau membuat orang menjadi muntah dan bersumpah tak lagi membaca sajak-sajak

Di tangan politisi huruf-huruf dapat membendung sungai, dan melepasnya kembali membanjiri negeri-negeri yang ia kehendaki. Dan ia tak perlu menjadi pandai besi untuk menjadikan huruf-huruf dapat menikam di hulu hati

Di tangan orang yang mengaku ahli agama huruf-huruf dapat menjadi komoditi, ditukar dengan baju baru yang di pundaknya ada nama. Dan siapa tahu nanti dapat mencoba sepatu baru


Sepatu? Sepatu tergugu pilu, dan menunggu huruf mana yang mengajaknya menari. Walaupun ia tahu sebelumnya ada air mata  keluar dari luka yang menganga

Panggung memang selalu ada, dan menjadi ajang lomba, tapi kita sering terlupa kalau panggung juga punya akhir cerita

Huruf-huruf menari, sebaiknya memang harus menari. Layar ditutup. Demikianlah

Cilegon, 2019


Catatan. Puisi ini pernah tayang di Kompasiana. 

Posting Komentar

7 Komentar

  1. Tak ada huruf untuk sepatu maupun sandal jepit hampir putus

    BalasHapus
  2. Huruf-huruf biarkan menari dan menyanyi pada bilik hati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menyimak di kamar mandi atau gubuk cinta

      Hapus
  3. Huruf-huruf menari dan akhirnya layar di tutup🙄😂

    BalasHapus
  4. Panggung memang selalu ada, dan menjadi ajang lomba, tapi kita sering terlupa kalau panggung juga punya akhir cerita.

    Aktornya pada pensiun dah!!

    BalasHapus