Header Atas - Panjang

14 Hari itu Siksaan

Gambar: www.suara.com


Baru dua hari yang terlewati dari 14 hari ke depan sudah membuat Emak galau tak karuan. Emak merasa bila sesak napas dan sakit tenggorokan ternyata bukan karena Corona tapi karena monster-monster bandel.

Ini lebih parah dari Corona,  Emak mulai dibuat tak berdaya dengan tugas yang waow dari masing-masing sekolah anak-anaknya. Emak kuwalahan tingkat Dewa. Apalagi ketika tugas dalam bentuk file doc, oh my God.

Emak harus ke rental yang gak dekat dengan rumah,  belum lagi ngantri. Sampai rumah masih eneg selama ngantri belum ilang eh krucil gak bikin senang ketika diajak ngerjakan tugas yang ada DL nya, mana harus kirim dengan foto lewat WA uufftttzzz.  Emak serasa ingin minum kopi rasa sianida.

Emak hanya berdoa semoga juragan tidak rewel juga, bila rewel Emak bisa gantung diri di pohon toge.

Baru dua hari,  belum 14 hari,  Emak mulai meriang,  mual-mual dan kepala kram serta ngilu seluruh tulang belulang,  ini benar-benar gejala yang butuh penanganan khusus. Entah apakah BPJS menerima penyakit seperti ini.

Sejarah kegalauan Emak yang harus diingat sepanjang masa ketika isolasi serempak karena Corona. Ini lebih dasyat dari Corona itu sendiri,  sumpah.
Empon-empon maupun suplemen apapun sepertinya mental tak bisa mengatasi.

Ah Emak, semoga Emak tak terkena Korosi




Beranda Ngopi,  17.03.2020
swarnahati 

Posting Komentar

5 Komentar

  1. Corona oh corona.. semoga saja BPJS menerimamu nantiπŸ˜‚πŸ™

    BalasHapus
  2. Mbaaak untung Corona Virus jadi cuma 14 hari, coba klo colorna virus ..wah bisa 9 bln lebih mbak πŸ€ͺ

    BalasHapus